Profil Desa.Long Duhung (Kec. Kelai, Kab.Berau, Prov.Kalimantan Timur)

Minggu, 16 July 2017 WIB- Editor : Khalim - Sumber : Doc.CAPPA

Masyarakat Kampung Long Duhung adalah bagian dari masyarakat adat Mabpnan, awalnya masyarakat Mabpnan masih hidup bersama-sama di satu tempat yaitu kampung Long Suluy (Kampung pertama dan paling ujung di DAS Kelay) dibawah Pimpinan Lunghejan (kepala suku Mabpnan pertama di Sungai Kelay pada waktu itu). Dari Kampung pertama di Long (Muara) Sungai Suluy ini Masyarakat Mabpnan mulai terbagi dua kelompok dan tempat tinggal. Sebagian masyarakat Mabpnan masih tinggal menetap di Kampung Long Suluy dan sebagian lagi membuat Kampung baru di Long Keluh bernama Long Ngui Lehjin dipimpin oleh DingLung Ljiu (1640-1730-an). Dari Kampung Long Ngui lehjin (Long Keluh) Mabpnan terbagi lagi menjadi beberapa kelompok/kampung. Ada yang membuat kampung di Muara Sungai Lamcin, ada yang membuat kampung di Lpetlenga/Long Kil (Muara Sungai Kil) dipimpin oleh Dingdong. Di Kampung Lpetlnga terjadi kematian massal akibat kesalahan dalam melakukan ritual adat padi, sehingga Masyarakat Mabpnan di kampung Lpetlnga’ pindah ke Muara Sungai Duhung dibawah pimpinan Lung Lih ewau yang kemudian mendirikan kampung di Muara Sungai Duhung yang dikenal sekarang dengan nama kampung Long Duhung (SK Pemerintah yang berlaku sampai sekarang).
Long Duhung secara administrasi masuk ke Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur, untuk menuju Desa ini dapat di tempuh selama 14 jam dari Kota Balikpapan, dengan route perjalanan Samarinda - Sangata – Muara wahau – Kelay – Long Duhung. Perjalanan di tempuh dengan kendaraan roda 4.
Saat ini Desa Long Duhung berada didalam kawasan hutan produksi yang dikonsesikan kepada dua IUPHHK-HA yakni PT. Mardhika Insan Mulia dan PT. Aditya Kirana Mandiri. Keberadaan kedua konsesi ini awalnya direspon positif oleh masyarakat dengan harapan bahwa keberadaan mereka akan memberikan benefit bagi masyarakat Long Duhung berupa peningkatan kesejahteraan masyarakat Long Duhung. Dalam perjalanannya terjadi beberapa dinamika antara masyarakat Long Duhung dengan IUPHHK-HA yang ditandai dengan konflik antara masyarakat dengan IUPHHK-HA yang berada diwilayah Kampung Long Duhung.Kawasan Kampung Long Duhung merupakan status kawasan hutan yang berada pada wilayah Kawasan Budidaya Kehutanan dan hutan lindung. Kampung Long Duhung sendiri merupakan kampung binaan dari PT Mahardika Insan Mulia.
Dalam hal pemanfaatan Kawasan oleh masyarakat, wilayah Long Duhung di kategorikan menjadi empat zona pemanfaatan, yaitu;
1) Kawasan untuk pemukiman
2) Kawasan untuk keperluan berburu dan meramu hasil hutan,
3) Kawasan perladangan,
4) Lokasi Adat.

Dalam memenuhi kebutuhan Sehari-hari, Masyarakat Kampung Long Duhung melakukan beberapa kegiatan yang kompleks seperti berladang, berburu, mencari buah, mencari madu, mencari ikan, bekerja di Perusahaan dan mencari emas.







Berita Populer

PT Reki dan Warga Dusun Trans 3 SAD desa Sepintun Sepakat Memanfaatkan HHBK di Dalam Konsesi

Dibaca (157)

Yayasan CAPPA mengadakan Ngobrol bareng Hutan Sosial “Kontribusi Hutan Sosial dalam Transformasi Konflik Tenurial” (pengalaman dari Jambi)

Dibaca (117)

Petani Hutan dan Masyarakat Adat melawan Virus Corona Covid-19

Dibaca (103)

HGU dalam Dusun lamo komunitas Batin Sembilan

Dibaca (342)

Workshop Akses Modal Usaha dan Rantai Pasar Produk KTH

Dibaca (695)

WORKSHOP TATA KELOLA EKONOMI PETANI HUTAN PASCA IZIN PERHUTANAN SOSIAL

Dibaca (302)

Menyusun Bersama Naskah Kerjasama (PT. REKI dengan Desa Sepintun dan Lamban Sigatal)

Dibaca (507)

Zonasi Ruang Adat pengelolaan Taman Nasional Bukit Duabelas “Hutan Tano Nenek Puyang Urang Rimba”

Dibaca (468)

"Pelatihan Negosiasi dan Peningkatan Kapasitas Bagi Komunitas Dalam Tata Kelola Lahan Melalui Pemetaan Partisipatif untuk Penyelesaian Konflik Sumber Daya Alam"

Dibaca (453)

Berbagi pengetahuan tentang penanganan konflik tenurial kehutanan di Provinsi Jambi

Dibaca (460)

Direktorat PKTHA Fasilitasi pertemuan penyelesaian Konflik antara PT AAS dengan masyarakat dusun Sialang Batuah

Dibaca (496)

Workshop Pembelajaran dan Review Sistem Planning-Monitoring-Evaluation-Reporting (PMER) CAPPA dan Mitra CAPPA (II)

Dibaca (365)

FGD "Membangun Kesepahaman dan merumuskan rencana Kerjasama dalam Pemanfaatan HHBK di Konsesi PT Restorasi Ekosistem Indonesia Kabupaten Sarolangun"

Dibaca (396)

Pelatihan dan Penguatan Sistem Planning-Monitoring-Evaluation-Reporting (PMER) CAPPA dan Mitra CAPPA

Dibaca (311)

Survey Evaluasi Zonasi Taman Nasional Bukit DuaBelas

Dibaca (733)

Copyright © 2017 • Yayasan Cappa Kota Jambi • Website Developed By RUMAH PROJECT